Archive for Juni, 2010


= 1 kesatuan dari bagian-bagian penegak hukum & peraturan2 yg berlaku pada suatu Negara.

  1. UU (Undang-undang)
  2. Peraturan
  3. Penegak Hukum = Polisi, Hakim, Jaksa / Penuntut Umum, Pengacara, Peradilan

Sumber Hukum

  1. UU (Undang-undang)
  2. Traktat / Perjanjian
  3. Konvensi / Kebiasaan

= Kebiasaan yg dilakukan berulang-ulang

  1. Yurisfrudensi / Keputusan Hakim Terdahulu
  2. Doktrin (Pendapat Para Ahli / Sarjana Terkemuka)

Bentuk Pemerintahan

  1. Republik
  2. Monarki

Sistem Pemerintahan

  1. Parlementer
  2. Presidensil

Unsur-unsur Hukum

- Sifatnya memaksa

- Berisi tentang peraturan pergaulan hidup

- Dibuat oleh badan resmi yg berwenang

- Sanksi terhadap pelanggarannya tegas

Tujuan Negara Menurut Para Ahli

-  Menurut Shang Yang

= Untuk memperoleh kekuasaan sebesar-besarnya dengan cara menjadikan rakatnya miskin, lemah & bodoh.

-  Menurut Roger F. Soltau

= Menjadikan rakyatnya berkembang serta menyelenggarakan daya ciptanya sebebas mungkin.

-  Menurut Immanuel Kant & Kranenburg

= Agar hak & kebebasan warga Negara terjamin, di dalam Negara harus dibentuk peraturan & UU (Undang-undang).

-  Menurut Dante Alighieri

= Untuk mencapai perdamaian dunia, yg dapat dicapai apabila seluruh Negara berada dalam   satu kerajaan dunia dengan UU (Undang-undang) yg seragam bagi semua Negara.

Secara Umum :

  1. Untuk Memperoleh Kekuasaan
  2. Mencapai Perdamaian Dunia
  3. Terjaminnya Hak & Kebebasan Warga Negara

Fungsi Negara

Secara Umum :

  1. Melaksanakan Ketertiban
  2. Mengusahakan Kesejahteraan
  3. Melaksanakan Pertahanan
  4. Keadilan

[ Menurut Para Ahli ]

  1. Van VollenHoven
    1. Regeling (sama dengan Legislatif)
    2. Bestuur (sama dengan Eksekutif)
    3. Rechs Prak (sama dengan Yudikatif)
    4. Politie = Keamanan & Pertahanan
  2. John Locke
    1. Legislatif
    2. Eksekutif
    3. Federatif = Lembaga yg mengurusi urusa luar negeri
  3. Montesquieu
    1. Legislatif
    2. Eksekutif
    3. Yudikatif
  1. Koloni        = Suatu Negara yg menjadi jajahan Negara lain. Cnth: Indonesia.
  2. Perwalian = Wilayah jajahan dari negara2 yg kalah perang dalam perang dunia ke-2 & berada dibawah naungan dewan perwalian PBB serta Negara yg menang perang. Cnth: Papua Nugini.
  3. Mandat     = Suatu Negara yg sebelumnya merupakan jajahan dari Negara yg kalah perang dalam perang dunia ke-1 & diletakan dibawah perlindungan Negara2 yg menang perang. Cnth: Jerman.
  4. Protetorat = Suatu Negara yg berada dibawah lindungan Negara lain yg kuat. Cnth: Amerika.
  5. Dominion  = Negara yg sebelumnya merupakan Negara jajahan Inggris yg merdeka & berdaulat, serta mengakui raja / ratu Inggris sebagai rajanya. Cnth: Australia.
  6. Uni             = Gabungan 2 / lebih Negara merdeka & berdaulat dengan 1 kepala negara yg sama. Cnth: Uni Soviet.
  1. Negara Kesatuan
    1. Negara Kesatuan dengan Sistem Sentralisasi yg berkaitan dengan Negara langsung diatur & diurus oleh pemerintahan pusat.
    2. Negara Kesatuan dengan Sistem Desentralisasi yaitu dimana kepala daerah (sebagai pemerintah daerah) diberikan kesempatan & kekuasaan untuk mengurus rumah tangga daerahnya sendiri.

    Ciri-ciri Negara Kesatuan :

    1. Kedaulatan Negara mencakup kedaulatan ke dalam & keluar yg ditangani pemerintah pusat.
    2. Negara hanya memiliki 1 UUD & 1 kepala Negara, 1 dewan menteri & 1 dewan perwakilan rakyat.
    3. Hanya ada satu kebijaksanan yg mengangkut persoalan politi, ekonomi, sosila budaya, serta pertahanan & keamanan.
  2. Negara Serikat

= Bentuk Negara gabungan dari beberapa Negara bagian. Secara umum, bentuk Negara serikat memiliki cirri-ciri sbb:

- Berstatus tidak berdaulat, tapi kekuasaan asli tetap ada pada Negara bagian.

- Kepala Negara dipilih oleh rakyat & bertanggung jawab kepada rakyat.

- Pemerintah pusat memperoleh kedaulatan dari Negara2 sebagiannya untuk urusan keluar & sebagiannya kedalam.

- Setiap negara bagian berwenang untuk membuat UUD sendiri selama tidak bertentangan dengan pemerintahan pusat.

- Kepala Negara memiliki Hak Veto (pembatalan keputusan) yg dianjurkan oleh paremen (senat & kongres).

Terjadinya Negara

  1. Pendekatan Teoritis adalah Pendekatan yg didasarkan pada pendapat para ahli yg masuk akal dari berbagai hasil penelitian, seperti :
    1. Teori Ketuhanan
    2. Teori Perjanjian Masyarakat
    3. Teori Kekuasaan
    4. Teori Kedaulatan
    5. Teori Hukum Alam
  2. Pendekatan Factual yaitu  Pendekatan yg didasarkan pada kenyataan2 yg benar-benar terjadi yg terungkap dalam sejarah seperti :

  • Pendudukan / Occupate
  • = Suatu wilayah yg tidak bertuan & belum dikuasai kemuadian diduduki & dikuasai oleh suku / kelompok tertentu. Cnth : Liberia.

  • Peleburan / Fusi
  • = Suatu negara terjadi ketika Negara-negara kecil yg mendiami suatu wilayah mengadakan perjanjian untuk saling melebur menjadi Negara baru. Cnth: Jerman.

  • Penyerahan / Cessie= Suatu Negara yg terjadi ketika suatu wilayah diserahkan ke Negara lain, berdasarkan perjanjian tertentu. Cnth: Wilayah Sleewijk yg diserahkan Austria pada Kruasia pada masa perang dunia 1.
  • Penaikan / Acessie= Wilayah Negara yg terbentuk akibat naiknya lumpur sungai / timbul dari dasar laut (delta) wilayah tersebut kemuadian dihuni oleh sekelompok orang hingga terbentuk Negara. Cnth: Mesir.
  • Pencaplokan / Anexatie / Penguasaan= Suatua Negara berdiri di suatu wilayah yg dikuasai oleh bangasa lain tanpa reaksi berarti. Cnth: Israel.
  • Proklamasi / Proclamation= Suatu Negara terjadi karena penduduk pribumi dari suatu wilayah yg diduduki oleh bangsa lain mengadakan perjuangan sehingga berhasil merebut kembali wilayahnya & menyatakan kemerdekaannya. Cnth: Indonesia, Malaysia, Amerika.
  • Pembentukan Baru / Innovation= Suatu Negara baru muncul di atas wilayah sutu Negara yg pecah karena suatu hal yg kemudian lenyap. Cnth: Uni Soviet, Columbia        Venezuela.
  • Pemisihan / Separatisme= Suatu Negara yg memisahkan diri dari Negara yg semula menguasainya kemudia menyatakan kemerdekaannya. Cnth: Timor Leste, Belgia.
  1. Secara Primer. Terjadinya Negara mulai dari masyarakat hokum yg paling sederhana, kemudian berevolusi ke tiungkat yg lebih maju. Tahap pertumbuhan tersebut adalah sebagi berikut :
    1. Suku / Persekutuan masyarakat  (genoot scharft)
    2. Kerajaan (rijk)
    3. Negara Nasional
    4. Negara Demokrasi
  2. Secara Sekunder. Terjadinya Negara secara sekunder beranggapan bahwa negar telah ada sebelumnya. Namun karena adanya revolusi, intervensi, dan penaklukan, timbulah Negara yg menggantikan Negara yg telah ada tersebut.

Negara

Negara    —–     Tujuan + Cita-cita

Unsur-unsur Negara :

  1. Konstitusif       : – Wilayah

-  Rakyat

-  Pemerintah yg berdaulat ;

1. Legislatif

Membuat Undang-undang

2. Eksekutif

Menjalankan Undang-undang

3. Yudikatif

Mengawasi Undang-undang

2. Deklaratif        : Pengakuan dari Negara lain

-   Makhluk Pribadi    = Manusia yg tidak dapat lepas dari jiwa & raga.

-   Makhluk Sosial      = Manusia yg tidak dapat hidup sendiri karena cenderung membutuhkan orang lain.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.